Punya produk PLR banyak? Coba deh luangkan waktu 2 menit untuk membaca tulisan ini sampai bawah. Kecuali jika produk PLR kamu ingin tetap numpuk jadi sampah harddisk. Mending dijadikan uang kan?
Tahu kan apa itu produk PLR?
Punya?
 
Saya juga punya, kebanyakan produk PLR berupa ebook, video course, plugin, theme, dll.
 
Kebanyakan tidak saya pakai, mau dijadikan bonus pembelian produk affiliate juga kurang sreg, krena kendala bahasa (kebanyakan – bahkan semua – pakai bahasa inggris). Sdangkan konsumen indonesia agak kurang paham dengan bahasa inggris, saya salah satunya.
 
Lantas buat apa PLR banyak?

Cuman buat sampah harddisk?

Ya wajar sih jika saat ini banyak anggapan bahwa..
 
Produk PLR = Produk Sampah.
 
Karena malah gak berguna, numpuk jadi koleksi.
 
Begitu kan?!
 
Dan ini kebanyakan dilakukan temen2.
Padahal kamu tahu arti PLR itu apa?
 
PLR (Private Label Right) selain kita boleh mendistribusikan (jual ulang) produk ini, kita bisa mengubah branding/nama (termasuk cover dll).
 
Bagaimana dengan isi?
Tergantung, ada yg MEMBOLEHKAN mengubah isi dan tidak, artinya kita bisa mengubah dari bahasa inggris menjadi bahasa Indonesia dengan gaya bahasa yang enak dibaca.
 
Yang lebih enak begini..
Anda baca dan pahami isi PLR tersebut, kemudian anda ketik ulang dengan diselipi gambar pendukung.
 
Anda buatkan cover yang menarik.
 
Jika sudah jadi silakan anda distribusikan produk baru tersebut (jual ulang atau jadikan bonus) agar yang menerima produk anda bisa merasakan manfaatnya.